10 hari menelantarkan blog ini membawa sedikit pengalaman baru.

Blog ini setengah terlantar karena ada 2 proyek yang serupa tapi tidak sama, yaitu proyek pembuatan toko online. Saya tidak akan cerita tentang toko online-nya, tapi cerita tentang klien klien ku.

Klien pertama, sebut saja klien A, sangat cerewet pada awal pembuatan proyek (sekitar 2 bulan yang lalu). Klien A sangat details menyebut, pengen ini, pengen itu sembari memperlihatkan beberapa contoh inspirasi website toko online yang beliau inginkan.

Awalnya sih saya rada pesimis terhadap klien A. Setiap saran dan masukan yang saya berikan sehubungan dengan web design, SEO tidak begitu beliau perhatikan. Pokoknya memberi 1 saran saja, butuh perdebatan yang sangat alot. Pokoknya saya sudah pesimis banget walaupun akhirnya proyek ini jadi juga. Karena pesimisnya, saya meminta 50% pembayaran di depan untuk jaga-jaga :D

Klien kedua, sebut aja klien B, sangat menjanjikan. Beliau menyetujui apa pun saran atau konsep yang saya tawarkan. Pokoknya apa yang terbaik menurut saya, beliau setuju. Negosiasi harga pun ternyata tidak alot dan akhirnya proyek jadi. Karena beliau sangat menjanjikan, saya hanya meminta pembayaran di awal sebesar 20% dari nilai proyek.

Akhir minggu lalu, kedua proyek tersebut selesai berbarengan. Klien A, memberikan beberapa revisi dan langsung membayar seluruh biaya proyek. Klien B, setelah seluruh website beliau di-online kan, tiba-tiba menjadi sangat susah dihubungi. Biaya pelunasan yang dijanjikan tinggal janji-janji palsu, dan sampai detik ini, beliau tidak bisa dihubungi :((

Emang bener kata pepatah orang dulu,  “Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”. Tipe klien manakah yang Anda senangi ??